Memaknai Kembali Sang Khalik (1)

Dalam beberapa bulan yang lalu, saya melakukan pengamatan sederhana, dengan mengajukan tiga buah pertanyaan. Respondennya adalah mahasiswa saya sendiri, teman-teman kolega kerja, tetangga, teman-teman dari birokrat dan pengusaha. Jumlah keseluruhan mereka sekitar 30an orang, sangat sedikit untuk suatu data. Tentu kesimpulan yang diambil, akan jauh dari kesempurnaan validitasnya. Tapi tak apalah, paling tidak kesimpulannya bisa menjadi suatu indikator.

Saudaraku sekalian, pertanyaannya adalah; Pertama, apakah anada mempercayai adanya Tuhan? Kedua, Dimana Tuhan berada? dan yang Ketiga, (jika percaya), Apakah anda mencintai Tuhan? Jawablah dengan jujur dan dengan spontanitas.

Ketiga pertanyaan ini, saya ajukan tidak dengan lembar quisioner, tapi langsung dengan tanya jawab. Menarik kita amati kumpulan jawabannya. Untuk pertanyaan pertama, semuanya 100% menjawab, percaya, dengan mudah dan cepat menjawabnya. Bahkan sedikit meledek apakah sampeyan tidak percaya Tuhan. Continue reading