Generasi Berkualitas dan Tantangan Dunia Global (2)

Sejak 14 abad lalu, Islam telah memerintahkan kepada kita agar khawatir jika meninggalkan generasi yang lemah, baik mental maupun moralnya. “ Hendaklah kamu takut kepada Allah orang-oarng yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar,” (QS An-Nisa [4]: 9).

Dalam ayat ini disebutkan bahwa mencintai anak-anak dan harta benda merupakan fitnah manusia serta anak dan harta yang “disalehkan” akan bisa dipetik manfaatnya.

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan,” (QS Al-Kahfi[18]: 46)

Dua ayat itu mengisyaratkan pentingnya mendidik dan membina muda agar menguasai ilmu pengetahuan dan terknologi, kuat moral, spiritual, dan mentalnya. Generasi muda yang cerdas, terampil tak hanya bermanfaat bagi orangtuanya, tetapi juga bagi bangsa dan negaranya. Ketika arus globalisasi masuk ke setiap ruang kehidupan generasi muda kita, perhatian dan bimbingan orangtua dan tokoh-tokoh masyarakat sangat penting agar mereka tak terjebak gaya hidup yang menghancurkan masa depannya.

Dengan teknologi komunikasi dan informasi dunia memang terasa menjadi sempit dan kecil. Tanpa keimanan, kecanggihan produk Iptek tersebut dapat generasi muda ke sikap sombong dan melupakan Tuhan. Tanpa pegangan iman pola kehidupan yang makin mengglobal ini akan mudah membawa orang-orang terombang-ambing, terlanda stress dan ketersaingan. Tetapi dengan keimanan orang akan tangguh menghadapinya karena proses tersebut dipamahi sebagai bagian dari sunnatullah yang tak mungkin dihindari.

Sebagai bagian terbesar dari bangsa Indonesia, umat Islam harus menggali dan mendayagunakan ajaran agamanya untuk menjawab tantangan globalisasi. Umat Islam harus memelopori dan membawa bangsa ini tampil di gelanggang percaturan dan persaingan global tanpa kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang beriman dan bertakwa. Ini sekaligus merupakan upaya konkrit untuk turut mengarahkan aliran arus globalisasi yang kian hari kian menggoda dan menantang.

Generasi Islam yang tangguh menghadapi persaingan global harus dibina melalui pendidikan yang memadai dan perekonomian yang baik. Sistem pendidikan yang unggul dan kesejahteraan yang meningkat menjadi faktor utama yang membentuk generasi yang berkualitas. Oleh sebab itu, pembenahan sistem pendidikan dan perekonomian merupakan agenda yang tak dapat ditunda jika kita mengharapkan lahirnya generasi berkualitas yang mampu menghadapi tantangan global.

Pengaturan Angka Kelahiran

Selain itu, pengaturan angka kelahiran harus mendapatkan perhatian yang serius. Di negeri-negeri Muslim, peningkatan jumlah penduduk sangat tinggi dibandingkan dengan negara-negara Barat. Sementara, seperti yang telah diungkapkan di muka, keadaan negeri-negeri bergelimang dengan kebodohan dan kemiskinan.

Tingginya peningkatan jumlah penduduk ini akan berdampak pada “kekuatan” negeri-negeri Muslim untuk membebaskan dirinya dari kebodohan dan kemiskinan. Peningkatan jumlah penduduk di suatu negara akan menambah beban ekonomi negara yang bersangkutan sehingga alokasi dana untuk peningkatan kualitas hidup, seperti pendidikan, akan menyusut seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk.

Karena itu, marilah kita sadari bahwa kejayaan umat bukanlah terletak pada kuantitasnya, melainkan pada kualitas hidupnya. Apalah artinya jumlah banyak jika tidak dibarengi dengan kualitas hidup yang mumpuni. Umat Islam akan tampil sebagai khairu ummah (umat terbaik) jika terdiri dari individu-individu yang berkualitas.

Wallahu a’lamu bis shawab. Ian Suherlan, Alumnus UIN Syarif Hidayatullah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: