Sudahkan Berdoa pada Bulan Rajab?

“Allahuma Bariklana fi Rajaba wa Sya’bana, wa ballighna fi Ramadhan…” (Selamat memasuki bulan Rajab, semoga dapat bersegera mempersiapkan diri menyambut Ramadhan”)

Bulan Rajab telah lewat, tetapi apakah kita ingat dan berdoa pada bulan itu seperti yang Rasulullah ajarkan. Apakah kita yakin bahwa bulan Ramadhan besok, kita masih bisa menemuinya?

Itulah do’a yang diajarkan Rasulullah ketika memasuki bulan Rajab. Karena kita tidak tahu apakah Allah masih memberikan kita kesempatan untuk dapat menikmati Ramadhan esok? Kita pun tidak dapat memastikan kalau Ramadhan esok jasad kita masih bernyawa. Untuk itulah kita dianjurkan untuk memperbanyak do’a ini untuk Allah senatiasa memberikan berkah. di Bulan Rajab dan Sya’ban serta Allah memberikan kita kesempatan untuk dapat meraih kenikmatan Ramadhan esok.

Kemudian apa sih mesti kita siapkan?

Tentunya ya jasmani dan ruhani kita. Latihlah jasmani kita dengan banyak melakukan shoum sunnah dan banyak berolah raga. Sehingga ketika datang Ramadhan kita tidak kaget lagi dengan kondisi tubuh kita. Tentunya kita lebih kuat dalam melaksanakan ibadah puasa karena sudah terbiasa selama Ramadhan insya Allah badan akan terjaga kebugarannya dari pagi sampai waktu berbuka.

Serta yang tak kalah pentingnya adalah persiapan ruhani. Biasakanlah untuk melakukan Qiyamullail atau shalat tahajud, memperbanyak tadarus Al-Quran dan amalan sunah yang lainnya. Sehingga kita Ramadhan tiba sudah terbiasa Qiyamullail tadarus Al-Quran pun akan terasa mudah karena sudah terbiasa. Dan tidak terlupakan membiasakan diri untuk meninggalkan akhlak tercela yang sering dilakukan serta meminta maaf kepada keluarga, kerabat, sahabat, atau tetangga, karena mungkin ada perbuatan atau perkataan yang menyakiti hati mereka.

Demikianlah sedikit pesan bagi kita semua. Bila Bulan Rajab kita terlupa atau belum sempat berdoa dan bersiap. Maka pada bulan Sya’ban ini harus sudah bersiap diri dan berdoa. Semoga Allah senantiasa memberkahi kita semua. Amin

One Response

  1. Assalammualaikum wr.wb,
    Di awal tulisan Anda tertullis
    “Allahuma Bariklana fi Rajaba wa Sya’bana, wa ballighna fi Ramadhan…” (Selamat memasuki bulan Rajab, semoga dapat bersegera mempersiapkan diri menyambut Ramadhan”)
    Apakah di dalam tanda kurung tersebut merupakan arti dari doa ini? Setahu saya, arti dari doa ini adalah “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami hingga bulan Ramadhan”. Mohon maaf, bukan mau menggurui karena saya sendiri kurang begitu paham bahasa Arab. Atau, arti sebenarnya adalah yang tertulis dalam tanda kurung itu?
    Terima kasih. Wassalammualikum wr.wb

    “Terimakasih atas koreksinya. memang arti itu seperti yang mas bilang. Itu hanya kiriman ucapan, yang sms yang datang kepada saya. jadi bukan artinya. Kalau artinya pasti akan saya katakan “artinya”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: