Abu Dzar al-Ghiffari

Jundub bin Junadah bin Sakan (Arab: جُندب بن جَنادة) atau lebih dikenal dengan nama Abu Dzar al-Ghiffari adalah sahabat Nabi Muhammad.

Abu Dzar berasal dari suku Ghiffar (dikenal sebagai penyamun pada masa sebelum datangnya Islam). Beliau memeluk Islam dengan sukarela, ia salah satu sahabat yang terdahulu dalam memeluk Islam. Ia mendatangi Nabi Muhammad langsung ke Mekkah untuk menyatakan keislamannya.

Setelah menyatakan keislamannya, ia berkeliling Mekkah untuk meneriakkan bahwa ia seorang Muslim, hingga ia dipukuli oleh suku Quraisy. Atas bantuan dari Abbas bin Abdul Muthalib, ia dibebaskan dari suku Quraisy, setalah suku Quraisy mengetahui bahwa orang yang dipukuli berasal dari suku Ghiffar. Ia mengikuti hampir seluruh pertempuran-pertempuran selama Nabi Muhammad hidup.

Abu Dzar al-Gifari merupakan salah satu sahabat nabi Muhamad saw yang sholeh. Keingintahuan akan ilmu begitu besar membuat dirinya untuk terus menggali berbagai macam ilmu pengetahuan di segala penjuru. Kecerdasannya tidak membuatnya menjadi tinggi hati tapi menjadikan beliau ramah, baik budi pekerti, sopan santun. Beliau masuk agama Islam dengan mengucapkan kalimat shahadat bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhamad rosulallah. Beliau di hadapan orang-orang kafir dengan lantang mengucapkan kalimat shahadat yang membuat orang-orang kafir murka dan menganiaya beliau. Semua itu tidak membuatnya mundur dalam keputusasaan, akan tetapi menjadi semangat dan keberaniannya menjalankan dakwah islamiyah memberikan kekuatan semangat kepada para sahabat untuk bertakbir dijalan Allah.

Abu Dzal al-Gifari merupakan sahabat yang memiliki berbagai jenis ilmu pengetahuan. Keimanan dan keyakinan akan Allah serta rosullullah membuat beliau berani memberantas orang-orang kafir dan berjuang di jalan Allah. Sifatnya yang ramah selalu membantu orang-orang kesusahan dan akhlak yang baik membuat orang-orang di sekeliling menyukainya. Kesabaran dan semangatnya menjadikan beliau terus maju untuk berusaha menjadi lebih baik lagi dari hari yang kemarin. Beliau berdakwah ke seluruh penjuru mengajarkan agama islam yang di bawa oleh nabi Muhamad saw.

Pribadi beliau patut dijadikan teladan dan panutan. Untuk itu pantas jadi cerminan kita dalan menjalani kehidupan Islam.

%d bloggers like this: